Langsung ke konten utama

Pucok Krueng Aceh yang mempesona

Kali ini kita akan membahas mengenai destinasi wisata yang berada di ujung barat Indonesia yaitu di Aceh. Destinasi wisata yang akan dibahas kali ini bernama Pucok krueng. Pucok krueng merupakan nama yang diambil berdasarkan letak greografis destinasi wisata ini yang merupakan di sudut bebukitan yang memeluk pemukiman warga. Nama Pucok berasal dari bahasa lokal yang berarti ujung atau muara sungai. Pucok krueng berada dibalik bebukitan yang memeluk kawasan Lhoknga Aceh. Destinasi wisata ini merupakan keindahan tersembunyi yang tak henti menimbulkan decak kagum bagi wisatawan yang datang ke tempat ini.


Foto by: images sources


Baca juga: Lava Bantal Berbah Sleman Wisata Keren dan Murah

Pucok krueng menawarkan wisata dengan kejernihan airnya yang berwarna biru menggenangi telaga, serta dinding-dinding batu cadas yang membentengi kawah. Selain itu tempat ini juga sangat asri karena dikelilingi pepohonan hijau yang rimbun sehingga membuat segar mata memandang. Di satu sisi telaga ini terdapat sebuah goa yang berdiri gagah dengan kelelawar sebagai penghuninya. Tak jarang kepak sayap kelelawar serta bunyi kelelawar menjadi harmoni tersendiri yang didengar oleh para pengunjung.

Destinasi wisata ini terbilang cukup jauh dari hiruk pikuk manusia sehingga tempat ini sangat cocok untuk menenangkan pikiran dari penatnya kerja. Karena letaknya yang cukup jauh, belum banyak yang mengetahui tempat indah ini.

Foto by: images sources

Foto by: images sources
Pucok krueng berada di Kecamatan Lhoknga, Kabupaten Aceh Besar. Untuk mencapai ke tempat ini dapat dilakukan dengan akses darat. Jarak untuk sampai ke tempat ini terbilang cukup jauh yaitu sekitar 75km. Untuk sampai ke lokasi apabila berangkat dari kota Banda Aceh membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan. 

Untuk sampai ke lokasi, silahkan melewati jalur barat selatan dengan menyusuri jalan nasional Banda Aceh - Melauboh selama 30 menit perjalanan. Selanjutnya perjalanan melewati jalan berupa jalan tanah dan bebatuan selama 30 menit. Perjalanan melewati jalan tanah dan bebatuan akan lebih terasa berat karena akses jalan yang dibilang masih seadanya. Namun perjuangan untuk sampai ketempat ini akan terbayarkan setelah anda sampai di Pucok krueng yang keindahannya tidak mengecewakan.

Retribusi masuk ke tempat ini hanya dikenakan tarif Rp.10.000,- saja. Pucok krueng sudah mulai dikelola warga setempat untuk menjaga kelestarian dari tempat ini. Walaupun airnya sangat jernih namun jarang sekali yang berani untuk mandi ditempat ini karena kedalamannya hingga sehabu orang dewasa serta cerita mistis yang beredar di kalangan masyarakat.


Komentar